Tugas Praktik Perencanaan Pembelajaran PAK

Tugas Praktik Perencanaan Pembelajaran PAK

 


TUGAS PRAKTIK PERENCANAAN PEMBELAJARAN PAK

 

NAMA : Erina Kristiani
NIM : 1702111467
KELAS : C/7/PAK

1.      Carilah apa yang dimaksud dengan kegiatan membuka pembelajaran!

Kegiatan adalah kegiatan yang dilakukan oleh guru untuk mempersiapkan mental dan menimbulkan perhatian siswa, agar siswa terpusat pada hal-hal yang akan dipelajari. Untuk menyiapkan mental siswa terhadap hal-hal yang akan dipelajari, guru dapat melakukan usaha-usaha dengan memberi acuan dan membuat kaitan antara materi pelajaran yang telah dikuasai siswa dengan bahan baru yang akan dipelajari. Siswa yang mentalnya siap untuk belajar adalah mereka yang telah mengetahui tujuan pelajaran, mengetahui masalah-masalah pokok yang harus diperhatikan, mengetahui langkah-langkah kegiatan belajar yang akan dilakukan, dan mengetahui batas-batas tugas yang harus dikerjakan untuk menguasai pelajaran tersebut. Untuk menimbulkan perhatian dan motivasi siswa terhadap hal-hal yang akan dipelajari, guru dapat melakukan usaha-usaha menimbulkan rasa ingin tahu, bersikap hangat dan antusias, memvariasikan cara mengajarnya, menggunakan alat-alat bantu mengajar, memvariasikan pola interaksi dalam kelas, dan sebagainya. Siswa yang perhatian motivasinya telah timbul nampak asyik dalam melakukan tugas, semangat dan kualitas responnya tinggi, ada pertanyaan-pertanyaan yang mereka ajukan, dan cepat mereaksi terhadap saran-saran guru.

2.      Jelaskan apa saja tujuan dan manfaat pentingnya kegiatan membuka pembelajaran!

Tujuannya adalah :

a. Memperoleh perhatian siswa

Manfaatnya adalah membuat siswa menjadi fokus kepada guru sehingga guru dapat menjelaskan dan menyampaikan pembelajaran dengan baik sehingga bisa dimengerti oleh siswa

b. Meningkatkan motivasi siswa

Manfaatnya adalah memotivasi siswa untuk menjadi fokus saat mengikuti pembelajaran, ketika seorang guru mampu membuka pembelajaran dengan baik maka motivasi siswa akan menjadi baik, namun sebailiknya jika guru tidak dapat membuka pembelajaran dengan baik tentu juga akan mempengaruhi motivasi siswa menjadi buruk, akibatnya siswa bisa merasa bosan, mengantuk, atau asik sendiri saat pembelajaran berlangsung.

c. Menilai pemahaman siswa tentang pembelajaran sebelumnya

Manfaatnya adalah untuk merangsang siswa dalam berpikir, sehingga pembelajaran yang sudah berlalu pun tidak terbuang sia-sia, yang artinya pembelajaran tersebut tidak habis ketika pembelajaran itu selesai saja.

d. Menyampaikan garis besar pembelajaran

Manfaatnya adalah untuk memberitahukan kepada siswa garis-garis besar pembelajaran yang akan diikuti pada hari itu, sehingga siswa menjadi tau hal-hal apa saja yang akan dipelajari.

e. Mendapatkan harapan siswa tentang pembelajaran

Manfaatnya adalah untuk membuat pembelajaran menjadi hidup, dengan meminta harapan pembelajaran seperti apa yang siswa inginkan dengan begitu pembelajaran akan menjadi dua arah

3.    Komponen-komponen apa saja yang ada dalam kegiatan membuka pembelajaran? Jelaskan!

Komponen-komponen dalam kegiatan membuka kelas

a. Perceptual set (seting persepsi)

Mengacu kepada kesan pertama siswa terhadap gurunya saat memasuki kelas atau sebelum memulai pembelajan, yang menberikan pengaruhnya terhadap orang yang mempersepsikan aatau siswanya, hal ini bisa dilihat dari penampilan berpakaian guru, tepat waktunya pembelajaran, sikap semangat, ramah tamah, berani menatap siswanya dan percaya diri dari guru,

b. Cognitive set

Yang bertujuan untuk mengenali kebutuhan siswa secara struktur, yakni memberikan pemahaman kepada siswa garis-garis besar yang akan dicapai, misal menentukan tujuan pembelajaran serta urutan isi pembelajaran dengan jelas, atau menjelaskan antara pembelajaran yang sudah berlalu dengan pembelajaran yang akan dipelajari hari ini

c. Motivational set

Memotivasi siswa dalam mengikuti pembelajaran, siswa yang termotivasi tentunya akan mengikuti pembelajaran dengan baik sehingga tercapainya tujuan pembelajaran, caranya menggunakan alat peraga pembelajaran seperti dengan gambar, kostum, atau masuk kelas dengan dramatis, sehingga siswa akan bertanya-tanya hal apa yang akan dipelajari.

d. Sosial set

Menceritakan lingkungan dimana siswa merasa dihargai, misal memberikan sapaan yang hangat, menceritakan hal-hal yang lucu, sampaikan rasa senang kepada siswa karena dapat berjumpa kembali, tanyakan kabar siswa, memanggil nama siswa, menerima tanggapan dari siswa, tidak membeda-bedakan siswa.

 

4.      Apa yang dimaksud dengan kegiatan menutup pembelajaran!

Kegiatan menutup pelajaran adalah kegiatan yang dilakukan oleh guru untuk mengakhiri pelajaran. Kegiatan menutup pelajaran tersebut dimaksudkan untuk memberikan gambaran menyeluruh tentang apa yang telah dipelajari siswa, mengetahui tingkat pencapaian siswa dan tingkat keberhasilan guru dalam proses belajar mengajar. guru dapat merangkum kembali atau menyuruh siswa membuat ringkasan dan mengadakan evaluasi tentang materi pelajaran yang baru diberikan. Seperti halnya kegiatan membuka pelajaran, kegiatan menutup pelajaran ini harus dilakukan guru tidak saja pada akhir jam pelajaran tetapi juga pada akhir setiap penggal kegiatan dari inti pelajaran yang diberikan selama jam pelajaran itu. Seperti halnya kegiatan membuka pelajaran, kegiatan menutup pelajaran juga tidak mencakup urut-urutan kegiatan rutin seperti memberi tugas dirumah, tetapi kegiatan yang ada kegiatan langsung dengan penyampaian materi pelajaran.

 

5.     Jelaskan apa saja tujuan dengan manfaat pentingnya kegiatan menutup pembelajaran!

Tujuan dan pentingnya kegiatan menutup pembelajaran :

a. Perceptual closure

Memberikan persepsi kepada siswa bahwa saat ini pembelajaran akan berhenti, manfaatnya siswa akan mengetahui bahwa pembelajaran akan segera berakhir. Misal nyatakan dengan jelas bahwa pembelajaran sudah berada di tahap penyimpulan.

b. Cognitive closure

Bertujuan untuk mengetahui sampai mana pemahaman siswa tentang pembelajaran yang sudah dilalui, dengan cara guru mengajar siswa-siswanya untuk menyimpulkan pembelajaran berdasarkan tujuan awal yang sudah disepakati bersama.

c. Motivational closure

Memotivasi siswa untuk terus mempelajari apa yang sudah dipelajari hari itu, sehingga mereka bisa mencari pengalaman baru tentang pembelajaran tersebut. Manfaatnya siswa tidak hanya belajar di kelas namun di rumahpun siswa akan belajar, caranya bisa tutup dengan kutipan menarik terkain pembelajaran, memberikan sumber belajar lain yang menarik, atau berikan tugas rumah.

d. Sosial closure

Bertujuan untuk mendorong siswa secara sosial, mengakui pencapain siswa yang sudah terjadi selama berinteraksi dalam kelas, yakni dengan memberikan penguatan. Penguatan ini bisa berupa task related berhubungan dengan tugas yang dikerjakan atau tugas yang akan siswa kerjakan hari itu, atau non-task berhubungan dengan semangat untuk berjumpa kembali dalam pembelajaran berikutnya serta mendoakan siswa ketika akan pulang.
 

6. Komponen-komponen apa saja yang ada dalam kegiatan menutup pembelajaran!

1. Meninjau Kembali

Menjelang akhir suatu jam pelajaran atau pada akhir setiap penggal kegiatan, guru meninjau kembali apakah inti pelajaran yang diajarkan telah dikuasai siswa. Ada dua cara meninjau kembali penguasaan inti pelajaran itu, yaitu merangkum inti pelajaran dan membuat ringkasan. 

a. Merangkum inti pelajaran. Pada dasarnya kegiatan merangkum inti pelajaran ini terdapat sepanjang proses pembelajaran. Misalnya, pada saat guru selesai menjelaskan ciri-ciri bangun ruang kubus, atau jika guru membuat kesimpulan secara lisan hasil diskusi yang ditugaskan pada siswa, setelah selesai sejumlah pertanyaan dijawab oleh siswa, pada saat menjelang pergantian topik bahasan, dan tentu saja pada saat pembelajaran akan diakhiri. Selain guru, siswa dapat juga diminta untuk membuat rangkuman secara lisan. Tetapi jika rangkuman yang dibuat oleh siswa itu salah atau kurang sempurna, guru harus membetulkan atau menyempurnakan rangkuman itu. 

b. Membuat ringkasan. Cara lain yang dapat ditempuh untuk memantapkan pokok-pokok materi yang diajarkan adalah membuat ringkasan. Selain manfaat tersebut, dengan ringkasan itu siswa yang tidak memiliki buku sumber atau siswa yang lambat belajar dapat mempelajarinya kembali. Pembuatan ringkasan itu dapat dilakukan oleh guru, dapat pula dilakukan oleh siswa secara perorangan atau kelompok, dan dapat pula dilakukan oleh guru dan siswa bersama-sama. Misalnya, setelah pelajaran statistika tentang pengumpulan dan pengolahan data selesai, siswa diminta membuat ringkasan cara mengolah data yang telah dikumpulkan siswa melalui percobaan. Hasil diskusi tersebut ditulis di kertas lebar dan menempelkannya di dinding atau di papan tulis serta mengemukakan hasil rumusan kelompok itu ke seluruh kelas untuk memperoleh tanggapan.

2. Mengevaluasi 
Salah satu upaya untuk mengetahui apakah siswa sudah memperoleh wawasan yang utuh tentang suatu konsep yang diajarkan selama satu jam pelajaran atau sepenggal kegiatan tertentu adalah dengan penilaian. Untuk maksud tersebut guru dapat meminta siswa menjawab pertanyaan-pertanyaan secara lisan atau mengerjakan tugas-tugas. Bentuk-bentuk evaluasi itu secara terperinci adalah sebagai berikut: 

a. Mendemonstrasikan keterampilan. Pada akhir satu penggal kegiatan sisw a dapat diminta untuk mendemonstrasikan keterampilannya. Misalnya, setelah guru selesai menerangkan konsep matematika, guru meminta siswa untuk mengerjakan soal di papan tulis. 

b. Mengaplikasikan ide baru pada situasi lain. Misalnya, setelah guru menerangkan penjumlahan dua pecahan lalu siswa disuruh menyelesaikan soal cerita yang berkaitan dengan penjumlahan pecahan. 

c. Mengekspresikan pendapat siswa sendiri. Guru dapat meminta siswa untuk memberi komentar tentang keefektifan sesuatu demonstrasi yang dilakukan guru atau siswa-siswa lain. Misalnya, setelah permainan peran (role-playing) tentang aritmatika sosial dalam bahasan pengenalan mata uang selesai, lalu siswa diminta untuk mengemukakan pendapat dan perasaan mereka tentang peran yang dimainkan. 

d. Soal-soal tertulis. Guru dapat memberikan soal-soal tertulis untuk dikerjakan siswa. Soal-soal tertulis itu dapat berbentuk uraian, tes objektif, atau melengkapi lembaran kerja.

 

7.      Jelaskan apa yang dimaksud dengan keterampilan menjelaskan!

Keterampilan menjelaskan adalah suatu keterampilan menyajikan informasi yang terorganisir secara sistematis sebagai kesatuan yang berarti sehingga peserta didik dapat memahami dengan mudah.

 

8.      Jelaskan apa saja tujuan keterampilan menjelaskan!

a. Untuk membimbing pikiran peserta didik dalam memahami konsep, prinsip, dalil, atau hukum-hukum yang menjadi bahan pelajaran.
b. Untuk memperkuat struktur kognitif peserta didik yang berhubungan dengan bahan pelajaran.
c. Membantu peserta didik dalam memecahkan masalah.
d. Membantu memudahkan peserta didik dalam mengasimilasi dan mengakomodasikan konsep.
e. Mengomunikasikan ide dan gagasan (pesan) kepada peserta didik.
f. Melatih peserta didik mandiri dalam mengambil keputusan.
g. Melatih peserta didik berpikir logis apabila penjelasan guru kurang sistematis.

 

9.      Jelaskan apa saja unsur unsur dalam keterampilan menjelaskan!

Pada garis besarnya ada dua unsur pokok yang harus dikuasi oleh guru untuk melaksanakan keterampilan menjelaskan yaitu:

a. Keterampilan merecanakan penjelasan

Keterampilan menjelaskan identic atau sama dengan keterampilan mengkomunikasikan. Dalam komunikasi pembelajaran paling sedikit ada tiga komponen utama yang harus dipertimbangkan dalam merencanakan keterampilan menjelaskan atau mengkomunikasikan yaitu: pesan atau materi yang akan dijelaskan, saluran/alat media yang digunakan untuk menjelaskan, karakteristik siswa sebagai penerima penjelasan.

b. Keterampilan menyajikan penjelasan itu sendiri

Keterampilan melaksanakan penjelasan di sini adalah memberikan informasi secara lisan yang diorganisasikan secara sistematis untuk menujukan adanya hubungan sebab akibat, antara yang sudah di alami, antara generalisasi dengan konsep, antar konsep dengan data, atau sebaliknya.

 

10. Jelaskan prinsip dalam mengimplementasikan keterampilan menjelaskan!

Prinsip dalam mengimplementasikan keterampilan menjelaskan sebagai berikut:
a. Penjelasan dapat diberikan selama pembelajaran, baik di awal, di tengah, maupun diakhir pembelajaran.
b. Penjelasan harus menarik perhatian pesert didik dan sesuai dengan materi standar dan kompetensi dasar.
c. Penjelasan dapat diberikan untuk menjawab pertanyaan peserta didik atau menjelaskan materi standar yang sudah direncanakan untuk membentuk kompetensi dasar dan mencapai tujuan pebelajaran.
d. Materi yang dijelaskan harus sesuai dengan kompetensi dasar, dan bermakna bagi peserta didik.
e. Penjelasan yang diberikan harus sesuai dengan latar belakang dan tingkat kemampuan peserta didik.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak