UTS Praktik Perencanaan Pembelajaran PAK

UTS Praktik Perencanaan Pembelajaran PAK

 


UJIAN TENGAH SEMESTER

 

Nama : Erina Kristiani

Kelas : C

Mata Kuliah : Praktik Perencanaan Pembelajaran Pak


1. Buatlah elaborasi mengenai pengertian perencanaan pembelajaran!
Jawaban:
Perencanaan pembelajaran adalah perumusan tujuan yang ingin dicapai dalam kegiatan pembelajaran, mempersiapkan berbagai hal seperti metode yang digunakan, bahan materi yang akan disajikan, cara penyampaiannya, penggunaan alat–alat media yang digunakan.

2. Jelaskan mengapa setiap pendidik perlu merancang pembelajaran secara sistematis!
Jawaban:
Karena akan membuat kegiatan belajar mengajar yang dilakukan menjadi terstruktur dan memiliki tujuan yang jelas, dalam tahap untuk mencapai tujuannya. Pembelajaran yang sistematis dapat mempermudah dalam pencapaian tujuannya.

 

3. Dick and carey menekankan pentingnya identifikasi tingkah laku dan karakter peserta didik dalam merancang pembelajaran. Hal yang sama juga menjadi penekanan dalam model kemp dan model assure. Jelaskan apa pentingnya penekanan ini! 
Jawaban:
  • Model kemp memberikan bimbingan kepada para siswa untuk berpikir tentang masalah– masalah umum dan tujuan–tujuan pembelajaran. Model ini juga mengarahkan para pengembang desain instruksional untuk melihat karakteristik para siswa serta menentukan tujuan- tujuan belajar yang tepat. Tujuan mengetahui karakteristik siswa adalah untuk mengukur, apakah siswa akan mencapai tujuan belajar atau tidak
  • Model assure merupakan model pembelajaran yang dirancang untuk difokuskan agar terciptanya pembelajaran yang efektif dan efisien khususnya pada kegiatan pembelajaran yang menggunakan media dan teknologi. Pertimbangan mengetahui karakteristik peserta didik adalah karena peserta belajar adalah individu unik dan perlu dipertimbangkan dalam merancang sebuah disain pembelajaran.
4. Kajilah model dick and carey, model kemp, model assure, dan model addie. Identifikasilah apa kelebihan dan kelemahan masing-masing model tersebut!
Jawaban: 
a. Model kemp
1) Kelebihan
Setiap melakukan langkah atau prosedur terdapat revisiterlebih dahulu gunanya untuk menuju ke    tahap berikutnya. Tujuannya adalah apabila terdapat kekurangan atau kesalahan di tahap tersebut, dapat di lakukan perbaikan terlebih dahulu sebelum melangkah ke tahap berikutnya. B.
2) Kelemahan
Model kemp agak condong ke pembelajaran klasikal atau pembelajaran di kelas. Oleh karena itu, peran guru di sini mempunyai pengaruh besar,karena mereka di tuntut dalam rangka program pengajaran, instrumen evaluasi, danstrategi pembelajaran.
b. Model assure
1) Kelebihan 
  - Lebih banyak komponennya dibandingkan dengan model materi ajar. Komponentersebut di anataranya analisis pebelajar, rumusan tujuan pembelajar, strategi pembelajar, sistem penyampaian, penilaian proses belajar dan penilaian belajar. 
  - Sering di adakan pengulangan kegiatan dengan tujuan evaluate and review. Selain itumodel ini mengedepankan pembelajar, ditinjau dari proses belajar, tipe belajar,kemampuan prasyarat. 
  - Turut mengutamakan partisipasi pembelajar dalam poin require learner participation,sehingga di adakan pengelompokan-pengelompokan kecil seperti pengelompokan pebelajar menjadi belajar mandiri dan belajar tim dll. Serta penugasan yang bertujuanuntuk memicu keaktifitasan peserta didik. 
  - Menyiratkan untuk para guru untuk menyampaikan materi dan mengelola kegiatan kelas. 
  - pada poin select methods media and materials serta utilize media and materialsmembuat guru atau pendidik aktif untuk menemukan dan memanfaatkan, bahan danmedia yang tepat dan memanfaatkan secara optimal media yang telah ada. 
  - Model ini dapat diterapkan sendiri oleh guru

2) Kekurangan
  - Tidak mencakup suatu mata pelajaran tertentu2.
  - Walau komponen relatif banyak, namun tidak semua komponen desain pembelajaran termasuk di dalamnya 
c. Model addie
1) Kelebihan
Model addie terletak pada tahapan implementasi karena dilakukan secara sistematik dan sistematik,
2) Kekurangan
Terletak pada tahap desain karena model addie tidak mengatakan bagaimana membagi tujuan utama menjadi tujuan yang praktis.

5. Bila anda akan mengembangkan sebuah perencanaan pembelajaran, model perencanaan manakah yang akan anda pilih? Jelaskan alasannya!
Jawaban: Saya memilih model pembelajaran konseptual, karena model tersebut mengkaitkan materi tersebut dengan konteks kehidupan mereka sehari-hari dan dengan karakteristik yang menyenangkan, mengasyikkan, tidak membosankan, kerja sama, saling menunjang, memberikan kesempatan pada siswa untuk dapat maju terus sesuai dengan potensi yang dimiliki siswa sehingga siswa terlibat aktif dalam pembelajaran. Siswa dapat berfikir kritis dan kreatif dalam mengumpulkan data, memahami suatu isu dan memecahkan masalah

6. Bila kelas yang anda tangani memiliki peserta didik dengan kemampuan yang relatif beragam dan merentang cukup lebar, bagaimanakah sebaiknya perencanaan pembelajaran yang anda buat?

Jawaban: Saya akan mengatur rencana pembelajaran individu dan kelompok, rencana pembelajaran individu akan digunakan kepada peserta didik yang mengalami kemampuan rendah sehingga tidak dapat mengikuti pembelajaran berkelompok, sehingga peserta didik tersebut dapat memiliki ruang sendiri untuk mengembangkan dirinya

 

7. Jelaskan apa yang dimaksud dengan kompetensi!
Jawaban: Kompetensi adalah kemampuan yang mencakup pengetahuan keterampilan, dan perilaku yang harus dimiliki, dihayati dan dikuasai yang dibutuhkan untuk melakukan atau melaksanakan pekerjaan yang diaktualisasikan dalam kehidupan.

8. Jelaskan fungsi indikator!
Jawaban: Indikator digunakan sebagai petunjuk atau standar dasar sebagai acuan dalam mengukur adanya perubahan pada suatu kegiatan atau kejadian. Sebagai pedoman bagi pengguna dalam menyusun alat ukur. Indikator adalah bagian dari pedoman memberikan penilaian terhadap hasil suatu kegiatan

9. Jelaskan mengapa dalam penyusunan indikator perlu memperhatikan kata kerja operasional?
Jawaban: Kata kerja operasional untuk pengembangan indikator silabus dan rpp berdasarkan taksonomi bloom dibagi dalam beberapa pencapaian kompetensi dasar, yang ditandai oleh perubahan perilaku yang dapat diukur yang mencakup sikap, pengetahuan, dan keterampilan. Kata kerja operasional mampu meningkatkan daya nalar dan kinerja dari peserta didik

10. Sebut dan jelaskan mengenai keterampilan-keterampilan apa saja yang harus dimiliki guru dalam mengajar?
Jawaban:

a. Keterampilan bertanya.
Untuk meningkatkan kemampuan siswa berpikir dan memperoleh pengetahuan yang lebih banyak. Menumbuhkan rasa keingintahuan siswa, merangsang fungsi berpikir, memfokuskan perhatian siswa serta bentuk interaksi dengan siswa

b. Keterampilan memberikan penguatan (memberikan reward/penghargaan) untuk meningkatkan motivasi siswa.
Adapun jenis penguatan yaitu:
1) Penguatan verbal, disampaikan dengan kata-kata kalimat
2) Penguatan nonverbal, disampaikan dengan gerakan atau mimik wajah, atau hadiah.

c. Keterampilan mengelola kelas. Agar efektif
Pendekatan yang digunakan:
1) Pendekatan otoriter, kelas diatur penuh oleh guru
2) Pendekatan permisif, siswa lebih memiliki kebebasan
3) Pendekatan tingkah laku, guru memahami setiap siswa memiliki karkter posti dan negatiff (gabungan otoriter dan permisiff)

d. Keterampilan mengajar kelompok kecil dan perseorangan.
Kemampuan guru/instruktur/widyaswara dalam mengembangkan terjadinya hubungan interpersonal yang sehat dan akrab antara guru dan siswa, maupun antara siswa dan siswa, baik dalam kelompok kecil maupun perorangan

e. Keterampilan mengadakan variasi.
Agar pembelajaran tidak membosankan, menghilangkan kejenuhan dan kebosanan serta berubahnya mood siswa dalam proses pembelajaran untuk menerima bahan pengajaran yang di berikan guru dan memusatkan perhatian siswa sehingga siswa agar dapat selalu aktif

f. Keterampilan menjelaskan.
1) Untuk membimbing pikiran peserta didik dalam memahami konsep, prinsip, dalil, atau hukum-hukum yang menjadi bahan pelajaran.
2) Untuk memperkuat struktur kognitif peserta didik yang berhubungan dengan bahan pelajaran.
3) Membantu peserta didik dalam memecahkan masalah.
4) Membantu memudahkan peserta didik dalam mengasimilasi dan mengakomodasikan konsep.
5) Mengomunikasikan ide dan gagasan (pesan) kepada peserta didik.
6) Melatih peserta didik mandiri dalam mengambil keputusan.
7) Melatih peserta didik berpikir logis apabila penjelasan guru kurang sistematis.

g. Keterampilan membimbing diskusi kelompok kecil
Keterampilan seorang guru dalam mengarahkan atau memberikan petunjuk kepada siswa agar dapat melakukan proses diskusi secara efektif agar dapat mencapai tujuan yang diharapkan.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak